Bermula dari tidak mungkin menjadi mungkin. Bermula dari
mencari alamat yang tak ketemu. Konsul dengan dosen pembimbing yang super sibuk
namun sangat baik. Konsul hanya dalam hitungan 10 menit. Dan selanjutnya konsul
sama dosen yang hanya fokus pada penulisan saja tidak pada isi. Kelimpungan
untuk bertanya kepada siapa.
Mencari penguji III yang awalnya bukan Pak Wahyudi, sangat
bersyukur bisa mendapatkan penguji III yang baik hati ternyata teman alm papa, :) bahagianya karena di
sisi lain, aku merasa diperhatikan dan dikasihani. Namun, di sisi lain aku
merasa memiliki beban tersendiri harus menjadi sebaik yang mereka harapkan.
But, I have try, but it’s still not enough. Apapun itu Ya Rabb, hamba sangat
sangat bersyukur terhadap hasil yang hamba dapatkan sekarang. Thanks a lot
Rabb!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar