Senin, 04 Maret 2013

Acakadut



             Tak habis fikir, mengapa begitu mudah merusak hidupnya. Mereka punya orang tua lengkap. Oke, fine. Masalah memang tidak hanya karena ketidakadaan orangtua, tetapi mengapa semudah itu mereka merusaknya. Iyah, dia adalah Tundre. Adik sepupu dari teman KKN ku, Vinal. Maaf jika aku membahasnya di dalam tulisan ini. Dia sejauh ini adalah pribadi yang mengasyikkan (Tundre) bukan Vinal. Tetapi dia mengapa bisa menjadi perokok berat di usianya 18 tahun (merokok sejak usia SD). Apakah orangtuanya (papa) nya juga seperti itu. Hmm, papanya pemarah, tapi wajar dia marah jika punya anak seperti Tundre. Aku menjadi tertarik untuk meniiik, apa “alasannya”, bukan karena ingin merendahkannya, tetapi ingin membantunya. Membantunya semampuku saja.
                Hmmm, semakin geleng-geleng mengetahuinya. At least, not only me have a black secret but also him. Tidak saja Tundre, Sukarip, Bang Tonee, Bg Roree, tetapi juga dia yang notabene dosen ****. Dia yang beruntung, aku lupa siapa namanya. Dia yang waw, ternyata tak lebih dengan lelaki yang lain. Hmm, benear-benar, “don’t judge someone from her/his looking”! Selalu saja aku sebagai pelarian. Damn! Menyebalkan!
                Seterusnya, mengapa sih kalian (Vinal, Aa’ Amm, Vedega dan Tenil) sibuk nanyain My Sista, bukannya aku cemburu. Tapi kenapa gak nanya langsung aja sih. Kan My sista punya, hp, pny bb, pny FB, pny twitter. So? Why always me yang selalu penjadi pendengar dan penjelas. Ok fine! Kenapa gak nanyain gue sih! Sebel deh! Whatever lah, gak mau dibilang lebay, alay, sensitif karna semua rasa itu udah hilang dari hidupku.
                Aku bukan manusia yang dulu, yang lemah, rapuh, lembut, sabar, baik hati, suka menolong sampai aku sendiri yang tertodong. I’m me! Truly me! So, aku akan melakukan apa yang bikin aku bahagia. Like this! Make a life story about anything. Oia, soal Lezia, hmm, malas bg buat cerita ma doi. Bukannya happy malas bikin BT. She’s not a patient girl. She’s arrogant, it’s mean that she just wanna talk, but don’t want to heard. 


Padang, 28 Des 12


Tidak ada komentar:

Posting Komentar