Lelaki itu bernama Megy
Andripra (nama disamarkan). Teman
saudara lelakiku di tempat dia dinas, yaitu di rumah sakit pemerintah ternama
di daerah tempat aku tinggal yang dulu aku sempat bekerja di sana selama 10
bulan dan berakhir tanggal 23 November 2013 kemarin. Aku memanggil dia Bang
Megy, karena dia seumuran dengan saudara lelakiku itu. Saudaraku itu memberikan
pin Blackberry Messager (BBM) ku
kepadanya pada tanggal 22 November 2013 dan akhirnya kami berkenalan. Awalnya
aku yang menyapa dan mengucapkan terima kasih kepadanya. Namun, aku ketiduran
dan tidak membalas BBMnya setelah itu.
Sehari kemudian di Blackberry Messager (BBM)
Aku : “Malam Bang. Lagi apa bang?” (aku
sengaja menyapanya di malam hari, karena pagi hingga siang ia bekerja sebagai
perawat di bagian OK (operasi), sehingga malam hari adalah saat yang tepat
untuk menyambung silaturahmi dengannya)
Bg
Megy : “Ini lagi di rumah. Lagi
istirahat aja.”
Aku : “Ooo, cape abiz pulang kerja yah
bang.”
Bg
Megy : “Lumayanlah nik.”
Aku : “Oia, bang asli mana?”
15
menit kemudian
Bg
Megy : “Bg asli batusangkar nik.”
Aku : “Ooo, jadi di padang ngekost dums
bang.”
Bg
Megy : “Bang ngontrak di padang monik.”
Aku : “Di daerah mana tu bang?”
20
menit kemudian
Bg
Megy : “Di daerah jati nik.”
Aku : “Ooo, sama siapa tu bang? Istri
bang ya?”
Bg
Megy : “Nggak nik. Bang belom married. Sama temen abang nik.”
Aku : “Ups, maaf bang. Kirain udah. J“
(padahal sudah tahu kalau abang Megy single, it just asking, some jokes in the night, garing tapi ya?)
Dua
hari kemudian di Blackberry Messager (BBM)
Aku : “Malam bang. Lagi apa bang?”
Bg
Megy : “Gak ada nik. Cuma lagi istirahat
aja nik.”
Aku : “Oia bang. Bang anak ke2 ya?”
(berusaha menebak, biar suasana lebih cair)
(Tidak
ada tanda-tanda BB berbunyi, kemudian 18 menit setelahnya, baru muncul balasan…)
Bg
Megy : “Gak nik, Bang anak 1.”
Aku : “Dari 4 bersaudara ya?”
Bg
Megy : “Gak nik, bang bersaudara 2
orang”.
Aku : (Hening)
Dua
hari berikutnya…
Aku : ”Cie, dedek siapa tu bang?”
(mengomentari personal messagenya)
Bg
Megy : “J”
Aku : (hening)
Begitulah perjalanan pendekatanku dengan Bang Megy.
Padahal pada awal berkenalan, pada saat aku menerima invitenya, dia ramah, walaupun aku yang menyapa dulu. Dan sampai
tanggal 3 Desember 2013 ini, aku tidak ada lagi menyapanya di BBM, hanya
sesekali melihat display picture dan personal messagenya.
10 Desember 2013
Dan sekarang terjawab sudah mengapa
doi jutek dan ketus kepada aku, karena doi ternyata sudah memiliki “The Real
Bidadari Surganya”, itulah fakta yang kulihat di recent updates Blackberry Messager
Tidak ada komentar:
Posting Komentar